Halaman

RINERLIS SITUMORANG

Kamis, 10 November 2011

MAKALAH TANDA BACA


BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Sering kali kita mendengar orang-orang Indonesia yang menggunakan bahasa yang tidak baku dalam kegiatan-kegiatan resmi atau menggunakan kata serapan yang salah, bahkan dalam penulisanpun masih terjadi kesalahan penggunaan tanda baca, sehingga mengakibatkan kesalahan makna, padahal Pemerintah Indonesia telah membuat aturan-aturan resmi tentang tata bahasa baik itu kata serapan maupun penggunaan tanda baca. Pelajaran Bahasa Indonesia sebenarnya sudah diajarkan sejak dari Sekolah Dasar (SD) sampai ke perguruan tinggi. Tapi kesalahan ini masih sering terjadi, bahkan berulang-ulang kali. Ketidak fahaman terhadap tata bahasa Yang mengkhawatirkan ialah ketika aturan ini terlalu sering diacuhkan oleh masyarakat Indonesia, karena salah satu dampak negatifnya ialah hal ini akan dianggap lazim oleh masyarakat Indonesia terlebih lagi oleh anak-cucu yang akan menjadi penerus negeri ini, karena akan mempersulit masyarakat dalam berkomunikasi.
Maka dari itu dalam makalah ini, penulis akan memaparkan bagaimana tata bahasa yang benar tentang kata serapan dan tanda-tanda baca, sehingga kita memahami dan dapat menerapkan aturan berbahasa yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari terlebih dalam acara-acara resmi.

B.     Rumusan Masalah
Permasalahan yang akan dibahas dalam makalah tentang enulisan kata serapan dan penggunaan tanda baca ini ialah:
a.       Apa yang dimaksud dengan tanda baca.
b.      Apasaja jenis-jenis dari tanda baca.
c.       Apasaja contoh-contoh penggunaan dari tanda baca.

C.     Tujuan
Makalah ini disusun agar kita semua lebih memahami tentang tata bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar dalam setiap komunikasi, kita akan dipermudah dengan adanya satu bahasa yang baku dan dapat dimengerti oleh setiap golongan masyarakat Indonesia serta mempermudah dalam mencari referensi, karena segala hal tentang kata serapan dan penggunaan tanda baca telah terangkum dalam satu makalah ini.
Dan ini juga akan dipersentasikan dikelas dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Serta penyusun mengharapkan dengan makalah ini dapat menyadarkan kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang bagaimana pentingnya penggunaan tata bahasa yang benar, sehingga selanjutnya

BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pengertian Tanda baca
Tanda baca adalah simbol yang tidak berhubungan dengan fonem (suara) atau kata dan frasa pada suatu bahasa, melainkan berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaktu pembacaan. Aturan tanda baca berbeda antar bahasa, lokasi, waktu, dan terus berkembang. Beberapa aspek tanda baca adalah suatu gaya spesifik yang karenanya tergantung pada pilihan penulis.

B.     Jenis-Jenis Tanda Baca dan Contoh Penggunaannya
1. Tanda Titik ( . )
a. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
      Contoh: Saya suka makan nasi.
Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru, harus diberi jarak satu ketukan.
b.   Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang.
      Contoh:
·         Irwan S. Gatot
·         George W. Bush
      Apabila nama itu ditulis lengkap, tanda titik tidak dipergunakan.
Contoh: Anthony Tumiwa
c. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan.
Contoh:
·         Dr. (doktor)
·         S.E. (sarjana ekonomi)
·         Kol. (kolonel)
·         Bpk. (bapak)
d. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik.
Contoh:
·         dll. (dan lain-lain)
·         dsb. (dan sebagainya)
·         tgl. (tanggal)
·         hlm. (halaman)
e. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu atau jangka waktu.
      Contoh:
·         Pukul 7.10.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik)
·         0.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
f. Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.
      Contoh: Kota kecil itu berpenduduk 51.156 orang.
g. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
      Contoh:
·         Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal.
·         Nomor Giro 033983 telah saya berikan kepada Mamat.
h. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi maupun di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat.
      Contoh:
·         DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)
·         SMA (Sekolah Menengah Atas)
·         PT (Perseroan Terbatas)
·         WHO (World Health Organization)
·         UUD (Undang-Undang Dasar)
·         SIM (Surat Izin Mengemudi)
·         Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional)
i. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia, satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang.
      Contoh:
·         Cu (tembaga)
·         52 cm
·         l (liter)
·         Rp350,00
j. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan, atau kepala ilustrasi, tabel, dan sebagainya.
      Contoh:
·         Latar Belakang Pembentukan
·         Sistem Acara
·         Lihat Pula

2 Tanda Koma (,)

a. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.
Contoh: Saya menjual baju, celana, dan topi.
Contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang, kepiting dan ikan.
b. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya, yang didahului oleh kata seperti, tetapi, dan melainkan.
      Contoh: Saya bergabung dengan Wikipedia, tetapi tidak aktif.
c. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya.
      Contoh:
·         Kalau hari hujan, saya tidak akan datang.
·         Karena sibuk, ia lupa akan janjinya.
d. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat.
      Contoh: Saya tidak akan datang kalau hari hujan.
e. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. Termasuk di dalamnya oleh karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, akan tetapi.
      Contoh:
·         Oleh karena itu, kamu harus datang.
·         Jadi, saya tidak jadi datang.
f. Tanda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o, ya, wah, aduh, kasihan, yang terdapat pada awal kalimat.
   Contoh:
·         O, begitu.
·         Wah, bukan main.
g. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.
      Contoh: Kata adik, "Saya sedih sekali".
h. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat, (ii) bagian-bagian alamat, (iii) tempat dan tanggal, dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan.
      Contoh:
·         Medan, 18 Juni 1984
·         Medan, Indonesia.
i. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka.
      Contoh: Lanin, Ivan, 1999. Cara Penggunaan Wikipedia. Jilid 5 dan 6. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia.
j. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki.
      Contoh: I. Gatot, Bahasa Indonesia untuk Wikipedia. (Bandung: UP Indonesia, 1990), hlm. 22.
k. Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri, keluarga, atau marga.
      Contoh: Rinto Jiang, S.E.
l. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.
      Contoh:
·         33,5 m
·         Rp10,50
m. Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.
      Contoh: pengurus Wikipedia favorit saya, Borgx, pandai sekali.
n. Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat.
      Contoh: Dalam pembinaan dan pengembangan bahasa, kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh.
Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa.
o. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru.
      Contoh: "Di mana Rex tinggal?" tanya Stepheen.

3. Tanda Titik Koma (;)

a. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.
      Contoh: Malam makin larut; kami belum selesai juga.
b. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.     
Contoh: Ayah mengurus tanamannya di kebun; ibu sibuk bekerja di dapur; adik menghafalkan nama-nama pahlawan nasional; saya sendiri asyik mendengarkan siaran pilihan pendengar.

4.  Tanda Titik Dua (:)

a. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
Contoh:
·         Kita sekarang memerlukan perabotan rumah tangga: kursi, meja, dan lemari.
·         Fakultas itu mempunyai dua jurusan: Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan.

b. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
Contoh:
Ketua                           : Borgx
Wakil Ketua                 : Hayabuse
Sekretaris                     : Ivan Lanin
Wakil Sekretaris           : Irwan Gatot
Bendahara                    : Rinto Jiang
c. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan.
Contoh:
Borgx : "Jangan lupa perbaiki halaman bantuan Wikipedia!"
Rex    : "Siap, Boss!"
d. Tanda titik dua dipakai (i) di antara jilid atau nomor dan halaman, (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab-kitab suci, atau (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan.
Contoh:
(i) Tempo, I (1971), 34:7
(ii) Surah Yasin:9
(iii) Karangan Ali Hakim, Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi, sudah terbit.
e. Tanda titik dua dipakai untuk menandakan nisbah (angka banding).
Contoh: Nisbah siswa laki-laki terhadap perempuan ialah 2:1.
f. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan.
Contoh: Kita memerlukan kursi, meja, dan lemari.

5. Tanda Hubung (-)

a. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang.
Contoh: anak-anak, berulang-ulang, kemerah-merahan
Tanda ulang singkatan (seperti pangkat 2) hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula, dan tidak dipakai pada teks karangan.
b. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal.
Contoh:
·         p-e-n-g-u-r-u-s
·         8-4-1973
c. Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan.
Bandingkan:
·         ber-evolusi dengan be-revolusi
·         dua puluh lima-ribuan (20×5000) dengan dua-puluh-lima-ribuan (1×25000).
·         Istri-perwira yang ramah dengan istri perwira-yang ramah
d. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (a) se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital; (b) ke- dengan angka, (c) angka dengan -an, (d) singkatan berhuruf kapital dengan imbuhan atau kata, dan (e) nama jabatan rangkap.
Contoh:
·         se-Indonesia
·         hadiah ke-2
·         tahun 50-an
·         ber-SMA
·         KTP-nya nomor 11111
·         sinar-X
·         Menteri-Sekretaris Negara
f. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing.
Contoh:
·         di-charter
·         pen-tackle-an



6. Tanda Pisah (–, —)

a. Tanda pisah em (—) membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat.
Contoh: Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar.
b. Tanda pisah em (—) menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih tegas.
Contoh:
Rangkaian penemuan ini—evolusi, teori kenisbian, dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.
c. Tanda pisah en (–) dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan atau di antara dua nama kota yang berarti 'ke', atau 'sampai'.
Contoh:
·         1919–1921
·         Medan–Jakarta
·         10–13 Desember 1999
d. Tanda pisah en (–) tidak dipakai bersama perkataan dari dan antara, atau bersama tanda kurang (−).
Contoh:
·         dari halaman 45 sampai 65, bukan dari halaman 45–65
·         antara tahun 1492 dan 1499, bukan antara tahun 1492–1499
·         −4 sampai −6 °C, bukan −4–−6 °C

7. Tanda Elipsis (...)

a. Tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus, misalnya untuk menuliskan naskah drama.
Contoh: Kalau begitu ... ya, marilah kita bergerak.
b. Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan, misalnya dalam kutipan langsung.
Contoh: Sebab-sebab kemerosotan ... akan diteliti lebih lanjut.
Jika bagian yang dihilangkan mengakhiri sebuah kalimat, perlu dipakai empat buah titik; tiga buah untuk menandai penghilangan teks dan satu untuk menandai akhir kalimat.
Contoh: Dalam tulisan, tanda baca harus digunakan dengan hati-hati ....

8. Tanda Tanya (?)

a. Tanda tanya dipakai pada akhir tanya.
Contoh:
·         Kapan ia berangkat?
·         Saudara tahu, bukan?
Penggunaan kalimat tanya tidak lazim dalam tulisan ilmiah.
b. Tanda tanya dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
Contoh:
·         Ia dilahirkan pada tahun 1683 (?).
·         Uangnya sebanyak 10 juta rupiah (?) hilang.

9. Tanda Seru (!)

Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, ataupun rasa emosi yang kuat.
Contoh:
  • Alangkah mengerikannya peristiwa itu!
  • Bersihkan meja itu sekarang juga!
  • Sampai hati ia membuang anaknya!
  • Merdeka!
Oleh karena itu, penggunaan tanda seru umumnya tidak digunakan di dalam tulisan ilmiah atau ensiklopedia. Hindari penggunaannya kecuali dalam kutipan atau transkripsi drama.

10. Tanda Kurung ((...))

a. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan.
Contoh: Bagian Keuangan menyusun anggaran tahunan kantor yang kemudian dibahas dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) secara berkala.
b. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan.


Contoh:
·         Satelit Palapa (pernyataan sumpah yang dikemukakan Gajah Mada) membentuk sistem satelit domestik di Indonesia.
·         Pertumbuhan penjualan tahun ini (lihat Tabel 9) menunjukkan adanya perkembangan baru dalam pasaran dalam negeri.
c. Tanda kurung mengapit huruf atau kata yang kehadirannya di dalam teks dapat dihilangkan.
Contoh:
·         Kata cocaine diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kokain(a)
·         Pembalap itu berasal dari (kota) Medan.
d. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu urutan keterangan.
Contoh: Bauran Pemasaran menyangkut masalah (a) produk, (b) harga, (c) tempat, dan (c) promosi.
Hindari penggunaan dua pasang atau lebih tanda kurung yang berturut-turut. Ganti tanda kurung dengan koma, atau tulis ulang kalimatnya.
Contoh:
·         Tidak tepat: Nikifor Grigoriev (c. 1885–1919) (dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv) merupakan seorang pemimpin Ukraina.
·         Tepat: Nikifor Grigoriev (c. 1885–1919), dikenal juga sebagai Matviy Hryhoriyiv, merupakan seorang pemimpin Ukraina.
·         Tepat: Nikifor Grigoriev (c. 1885–1919) merupakan seorang pemimpin Ukraina. Dia juga dikenal sebagai Matviy Hryhoriyiv.

11. Tanda Kurung Siku ([...])

a. Tanda kurung siku mengapit huruf, kata, atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli.
Contoh: Sang Sapurba men[d]engar bunyi gemerisik.
b. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
Contoh: Persamaan kedua proses ini (perbedaannya dibicarakan di dalam Bab II [lihat halaman 35–38]) perlu dibentangkan di sini.

12.  Tanda Petik ("...")

a. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain.
Contoh:
·         "Saya belum siap," kata Mira, "tunggu sebentar!"
·         Pasal 36 UUD 1945 berbunyi, "Bahasa negara ialah Bahasa Indonesia."
b. Tanda petik mengapit judul syair, karangan, atau bab buku yang dipakai dalam kalimat.
Contoh:
·         Bacalah "Bola Lampu" dalam buku Dari Suatu Masa, dari Suatu Tempat.
·         Karangan Andi Hakim Nasoetion yang berjudul "Rapor dan Nilai Prestasi di SMA" diterbitkan dalam Tempo.
·         Sajak "Berdiri Aku" terdapat pada halaman 5 buku itu.
c. Tanda petik mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus.

Contoh:
·         Pekerjaan itu dilaksanakan dengan cara "coba dan ralat" saja.
·         Ia bercelana panjang yang di kalangan remaja dikenal dengan nama "cutbrai".
d. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung.
Contoh: Kata Tono, "Saya juga minta satu."
e. Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus pada ujung kalimat atau bagian kalimat.
Contoh:
·         Karena warna kulitnya, Budi mendapat julukan "Si Hitam".
·         Bang Komar sering disebut "pahlawan"; ia sendiri tidak tahu sebabnya.

13.  Tanda Petik Tunggal ('...')

a. Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.
Contoh:
·         Tanya Basri, "Kau dengar bunyi 'kring-kring' tadi?"
·         "Waktu kubuka pintu depan, kudengar teriak anakku, 'Ibu, Bapak pulang', dan rasa letihku lenyap seketika," ujar Pak Hamdan.
b. Tanda petik tunggal mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata atau ungkapan asing.
Contoh: feed-back 'balikan'

14. Tanda Garis Miring (/)

a. Tanda garis miring dipakai di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.
Contoh:
·         No. 7/PK/1973
·         Jalan Kramat III/10
·         tahun anggaran 1985/1986
b. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata tiap, per atau sebagai tanda bagi dalam pecahan dan rumus matematika.
Contoh:
·         harganya Rp125,00/lembar (harganya Rp125,00 tiap lembar)
·         kecepatannya 20 m/s (kecepatannya 20 meter per detik)
·         7/8 atau 7⁄8
·         xn/n!
Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai untuk menuliskan tanda aritmetika dasar dalam prosa. Gunakan tanda bagi  ÷ .
Contoh: 10 ÷ 2 = 5.
Di dalam rumus matematika yang lebih rumit, tanda garis miring atau garis pembagi dapat dipakai.
Contoh: \textstyle\frac{x^n}{n!}.
c. Tanda garis miring sebaiknya tidak dipakai sebagai pengganti kata atau.

15.  Tanda Penyingkat (Apostrof)(')

Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.
Contoh:
·         Ali 'kan kusurati. ('kan = akan)
·         Malam 'lah tiba. ('lah = telah)
·         1 Januari '88 ('88 = 1988)
Sebaiknya bentuk ini tidak dipakai dalam teks prosa biasa.





























BAB III
PENUTUP
Bagaimanapun juga penggunaan tanda baca yang baik & benar sangat penting dalam menulis artikel. Bayangkan jika kita membaca sepuluh paragraf tanpa titik atau koma, akan sangat membingungkan bukan? Apalagi ketika kita hanya bisa mendengar dan dibacakan.
Tidak hanya untuk mendukung keterbacaan penggunaan tanda baca yang benar sangat berpengaruh terhadap kualitas tipografi artikel tersebut. Beberapa contoh tanda baca yang sering digunakan — tetapi tidak umum seperti titik, koma, tanda seru & tanda Tanya.
Mungkin kita kurang mempedulikan penggunaan tanda baca tersebut. Memang cukup merepotkan jika kita mengimplementasikan pada tiap artikel, tetapi itulah seni dalam tipografi. Tidak ada salahnya berusaha tampil “sempurna” dalam artian kita menggunakan kaidah-kaidah penulisan secara benar.
























DAFTAR PUSTAKA
Badudu, J.S. 1983. Inilah Bahasa Indonesia yang Benar. Jakarta: Gramedia.
Effendi, S. 1995. Panduan Berbahasa Indonesia Dengan Baik dan Benar. Jakarta: Pustaka Jaya.

CONTOH SIMPLE SENTENCE


CONTOH SIMPLE SENTENCE

  1. She doesn't live in a small house
  2. Does she live in a small house ?
  3. He usually wears a black tie
  4. He doesn't wear a black tie
  5. We usually greet the teachers if we meet them
  6. Do we greet the teachers if we meet them ?
  7. Mr. Tatang sometimes teaches English in the afternoon
  8. Does he often come here with her ?
  9. Day of week in the first hour is the English language lesson
  10. I always come to campus on Saturday and Sunday
  11. We are not usually busy on Sunday
  12. Ants build their nests in the ground
  13. Mr. Asep Budiman is friendly
  14. My father is a headmaster at SDN SUKAMAHI 01
  15. I work at the office
  16. I don't work at the office.
  17. I go to the office by motorcycle
  18. She lives in a small house in front of my house
  19. Sala Ahmadi takes the book from Aan Nuryana
  20. I am going to study Japanese next year.
  21. Jenny and Joni went to the shopping mall last night.
  22. Ronny goes to the library and reads everyday.
  23. Jean is in the house
  24. What kind of experiences have you had?
  25. We have to shower so that our bodies clean and fresh



CONTOH KALIMAT COMPOUND SENTENCE
  1. Some of the campers went into the woods to find dry tree branches for cooking, and the others built the tents.
  2. Rini and Rere are chitchatting by the door, John is reading his book, Dodo is flattering Angelina on the class corner, but Didit is sleeping on his desk.
  3. I had nothing to do last night, so I went out to see a movie by myself.
  4. Neither my parents nor I heard of my cousin’s accident.
  5. My parents went to Puncak Bogor, my brother and I went to Danau Toba for ours
6.      My parents went to Puncak for their vacation, but my brother and I went to Bali for ours
7.      my brother and I went to Bali for ours
8.      I love that jersey, but I hate that jacket
  1. Tyrone excels at baseball, and Jillian excels at basketball
10.  This cake tastes great, but the frosting is the best part
11.  The dog barked and it woke the baby.
12.  I opened the door so she could come inside.
13.  The manager is out and his secretary is absent
14.  The computer age has arrived, and it is changing our lives.
15.  That PC is not powerful, but this one is.
16.  That PC is powerful, but this one is not.
17.  That PC is not powerful, and neither is this one
18.  John does not study IT, but I do
19.  John studies IT, but I do not
20.  John does not study IT, and neither do I
21.  John studies IT, and so do I
22.  He is not a stupid person; on the contrary, he is quite intelligent
23.  It is too late to finish the work; in fact, it is time to go home.
24.  The computer age has arrived, and it is changing our lives
25.  Computers have made communicating and doing business faster and more convenient, and they have greatly increased our access to information
CONTOH COMPLEX SENTENCE
  1. Because I didn’t go to school last week, I didn’t know (that) there would be an exam today.
  2. I was studying English when my friend came.
  3. I seldom get good grades although I always study hard.
  4. Besides we have to study grammar, we also must know how to speak fluently.
  5. I have received the letter that you sent me last week.
  6. My dad bought this book, which is a hundred pages long, in Jakarta.
  7. The person whom you met yesterday is my sister.
  8. Because she is a nice person, she has many friends who are willing to help her. My dad bought this book, which is a hundred pages long, when he was in Jakarta.
  9. Even though he is a good looking person, I will never be attracted to him because the girl whom he just dumped is my sister.
  10. Faris still plays football, even though he gets an injury.
  11. even though Arif gets an injury, he still plays football.
  12. Andi gets sick because he plays football in winter.
  13. we play football at the main field which has good of grass.
  14. the child who plays football is my neighbor's son
  15. smith gets an accident at the place where Rianty sheds hundreds of nails.
  16. whether rainy or sunny I will still play football with my friends
  17. Although I love that jersey, I hate that jacket.
  18. When I’m tired, I take a brisk walk to rejuvenate my body and mind.
  19. The people who live across the street run marathons every summer.
  20. Despite Tyrone’s efforts to improve in tennis, he continues to excel at baseball
  21. This cake tastes great while it is fresh
  22.  Because the soup was too cold, I warmed it in the microwave.
  23. Because I didn’t go to school last week, I didn’t know (that) there would be an exam today
  24. I was studying English when my friend came.
  25. I seldom get good grades although I always study hard.
CONTOH KALIMAT COMPOUND COMPLEX SENTENCES
  1. Although I love that jersey, I hate the jacket, but I really dislike the baseball cap.
  2. If you explore caves, take a flashlight, and bring a rope because they’re essential for safety.
  3. We’ll go to the party, but we won’t be able to go to the dance.
  4. Because he practices daily, Tyrone excels at baseball, but his real joy is playing tennis whenever he can
  5. This cake, which my mom made, tastes great because Mom uses my grandmother’s secret recipe, and my grandmother was the greatest baker I ever knew.
  6. The pirate captain lost her treasure map, but she still found the buried treasure.
  7. Though Mitchell prefers watching romantic films, he rented the latest spy thriller, and he enjoyed it very much.
  8.  Laura forgot her friend's birthday, so she sent her a card when she finally remembered.
  9. When we won the state championship, the team captain jumped for joy, and the fans cheered.
  10. The team captain jumped for joy, and the fans cheered because we won the state championship.
  11. The baby woke up when the doorbell rang
  12. I can't help you if you can't tell me what's wrong.
  13. I tried to speak Spanish, and my friend tried to speak English.
  14. Alejandro played football, so Maria went shopping.
  15. The woman who (m) my mom talked to sells cosmetics.
  16. The book that Jonathan read is on the shelf.
  17. The house which Abraham Lincoln was born in is still standing.
  18. The town were I grew up is in the Indonesian
  19. The women who sit in my side is my sister
  20. The man that standing in front of the door is Jimmy.
  21. The dog is barking when the thief broke the window
  22. When the clock show at 10 o’clock I go to the bed
  23. In the holiday I try to go to the zoo, but my sister try to go to swimming pool
  24. Tom’s father is watching, so Tom go study
  25. my father read newspaper, when my mother going to the market





THE CLASIFICATION OF SENTENCE PURPOSE

  1. Declarative Sentences are used to form statements.
    Examples:
    1. Mary is here.
    2.  My name is Mary
    3. Mario plays the piano.
    4. We've forgotten the sugar.
    5. Ottawa is the capital of Canada.

  1. Interrogative Sentences are used to ask questions.
    Examples:
    1. Where is Mary?,
    2. What is your name?
    3. Is this your book?
    4. Did you receive my message?
    5. Have you found a new job yet?

  1. Imperative Sentences are used for commands.
    Examples:
    1. Come here.
    2. Tell me your name.
    3. Leave your coat in the hall
    4. Give me your phone number
    5. Don't shut the door

  1. Exclamative sentences are used to make exclamations:
    1. What a stupid man he is!
    2. How wonderful you look!
    3. How handsome he is!
    4. How deep your feel to me!
    5. What a smart woman she is!

Minggu, 24 Juli 2011

STKIP







QUESTION

1.      Create a dialog expressing feeling
    1. Happiness
    2. Boredom
    3. Disappointment
2.      Write down your daily activities (last paragraph)
3.      Tell your past activities (at last 2 paragraph)
4.      How many kinds of question’s in English ? Explain !
Give more example!
5.      Write down in English going the answer
a.       Kalikanlah :
-         1451 x 2145          =…….
-         4130 x 9764          = …….
-         3392 x 2167          = …….
b.      BAGIKANLAH :
-        320 : 4                   = ……
-        900 : 3                   = ……..
-        666 : 2                   = ……..
c.       Jumlahkanlah :
-        7500 + 0                = ……..
-        410 + 150              = ……..
-        2247 + 90              = ……..










ANSWER

1.      Dialog expressing feeling
1.      Happiness
Rianti    : Hai…..
              You know guys, I’m happy to day !
Amel    : What’s going on ?
Rianti    : I’m falling in love to some one
Amel    : Who is him …?
              May I know ?
Rianti    : He is my friendship
Amel    : Congratulation!

2.      Boredom
Asy      : Oh God and I’m so boredom
              Today….!
Iin        : Why you say that ?
Asy      : I don’t have any activities
              To do today…..
Iin        : Let go with me..!
Asy      : Where ?
Iin        : I want to go to mall this afternoon
Asy      : Will you go with me ?
Iin        : Yes, I will….

3.      Disappointment
Joni      : You look good today
Andi     : Why..?
Joni      : I’ am broken hearth
Andi     : what ..?
Joni      : broken heart
Andi     : don’t to be sad

2.      Daily Activities
My name is Asy, I’m student, every morning I get up at 5 o’clock. Before I left my bedroom, I pray. I ask to god to give me the strength in passing my life trouble. After I pray, I clean my bedroom. I left my bedroom at 5.30 o’clock. Then, I open the door of my house, but no shine get. I move my body then do a little job. At 06.15 o'clock, I brush the yard of my house. At 06.30, I wash my clothes then take a bath.
At 08.10 o'clock, I prepared my self to go to teach the primary school students. At 11.000 o'clock, I go home. At 12.00 o'clock I’ am lunch. At 12.30 o'clock, I continue to clean my house again then iron some clothes. At 3.15 o'clock I prepare my self to go to campus.
At 15.50 o'clock, I go to campus. At 06.10, I go home after I arrive at home, I clean my body, then I go to bed at 09.00 o'clock. That’s my activities that I do every day, it’s so busy and so tired.

3.      Past Activities
Two days ago, I was sitting down at 06.00 pm at campus someone called me. It seen as Riska, she is my old friend when we were junior school student. Riska then invited me join with others in a small meeting that she has planned before. I said to her that I did not accept her invitation, because I knew I still have a class at 06.35 pm.
After Riska called me, suddenly, I was so lazy to join the class, but I could lose it, I was still waiting for our lecture. Time was 06.50, the lecture still did not come. Then, at 19.00 pm, a friend said that the lecture would not come. By knowing the news, I concluded to come to Riska is invitation.
At 19.25 pm, I arrived at the place that Riska said to me before. I supprised when I see that there are so many friends there. All of them were my friends of junior school. They have changed, either in physical or the way they think. I was, so happy, we talked lunch we tired to remember all memories that me experienced in junior school. Time was 11.00 pm. Me knew it’s time for us to end the meeting. Finally we went home although ether. Then at 11.00 pm, I arrived at home. I cleaned my body then went to bed.




4.      Two kinds of question in English
  1. They are information question is making question with question mark ( wh…..)
Example :
    • when will you go to Bali ?
    • who is your brother ?
  1. Simple question (yes/no question) is making question by using verb ( to be, modals, etc ).
Modals ( can, may, must )
To be ( is, does )
Example :
·        Does he work in the office ?
Yes, he does
·        You don’t like her do you ?
Yes, I’m don’t like

5.      In English by going the answer
a. Multiply
1.      1451 x 2145 = 3.112.395
Multiply, one thousand four hundred fifty one multiply two thousand one hundred forty five is there million one hundred twelve thousand three hundred ninety five.
2.      4130 x 9764 = 40.325.320
Multiply, four thousand one hundred thirty one multiply nine thousand seven hundred, sixty four is forty million, three hundred twenty five thousand three hundred twenty.
3.      3392 x 2167 = 7350464
Multiply, three thousand three hundred ninety two multiply two thousand one hundred sixty seven is seven million three hundred fifty thousand and forty hundred sixty four.





b. Divided
1.      320 : 40 = 80
Divided by three hundred twenty divided by forty is eighty
2.      900 : 3 = 300
Divided by nine hundred divided by three is three hundred
3.      666 : 2 = 333
Divided by, six hundred sixty six divided by two is thirty hundred and three.

c. Substitute
1.      7500 + 0 = 7500
Substitute, seven thousand five hundred plus zero is seven thousand five hundred
2.      410 + 1500 = 1910
Substitute, four hundred ten plus one thousand five hundred is one thousand nine hundred ten.
3.      2247 + 90 + 2327
Substitute, two thousand two hundred forty seven plus ninety is two thousand three hundred thirty seven.